Berita

SELASA SHARING (SELING) KPU KAB. BOGOR MINGGU KE-3 : MENGKAJI PKPU NOMOR 4 TAHUN 2015



IMG 36211 3Cibinong. Rabu (25/05) KPU Kabupaten Bogor melaksanakan diskusi mingguan dalam forum Selasa Sharing (Seling) pada hari Selasa, 25 Mei 2016, yang bertempat di Aula KPU Kabupaten Bogor. Pembahasan diskusi minggu ke-3 yaitu mengenai PKPU Nomor 4 Tahun 2015 Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Dan/Atau Walikota dan Wakil Walikota.Pemateriadalah Drs. Akhmad Munjin, M.Si, Anggota KPU Kabupaten Bogor. Selasa Sharing (Seling) dihadiri oleh Komisioner, para Kasubag dan seluruh staf Sekretariat KPU Kabupaten Bogor.

Drs. Akhmad Munjin, M.Si, Anggota KPU Kabupaten Bogor memaparkan tentang Pemutakhiran Data Pemilih. Sebagaimana diketahui, Pemutakhiran Data Pemilih adalah kegiatan untuk memperbaharui data Pemilih berdasarkan Daftar Pemilih berdasarkan DP4 dan berdasarkan Daftar Pemilih dari Pemilu atau Pemilihan Terakhir dengan cara melakukan verifikasi faktual data Pemilih dan selanjutnya digunakan sebagai bahan penyusunan DPS yang dilaksanakan oleh KPU Kab. Bogor dengan dibantu oleh PPK dan PPS. Merujuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, KPU Kabupaten Bogor dalam melakukan Pemutakhiran Data Pemilih dibantu oleh PPDP. PPDP melakukan coklit selama 36 hari. Yang dimaksud dengan coklit adalah kegiatan yang dilakukan oleh PPDP dalam pemutakhiran data Pemilih dengan cara mendatangi Pemilih secara langsung. Komisioner KPU Kabupaten Bogor mengharapkan agar seluruh staf Sekretariat KPU Kab. Bogor dapat memahami PKPU Nomor 4 tahun 2SELING MINGGU KE3 1015 ini.(Mega-Hupmas)IMG 36121


KUNJUNGAN KEPALA BIRO KEUANGAN RI KE KPU KABUPATEN BOGOR



KABIRO KPU RI 2Cibinong, Rabu (25/05) KPU Kabupaten Bogor menerima kunjungan dari Kepala Biro Keuangan RI Nanang Priyatna, SE pada hari Selasa, 24 Mei 2016. Kunjungan ini diterima oleh Sekretaris KPU Kabupaten Bogor Drs. Dadang Sulaeman dan Ketua KPU Kabupaten Bogor H. Haryanto Surbakti, SH. Tujuan kunjungan ini dalam rangka silahturahmi serta monitoring tentang pembukuan dan LPJ bendahara KPU Kab. Bogor. Selain itu tujuan kunjungan ini adalah untuk menampung aspirasi daerah guna menggali berbagai permasalahan yang terjadi khususnya yang berkaitan dengan keuangan di KPU Kabupaten Bogor. (Mega-Hupmas)


KPU KABUPATEN BOGOR MELAKSANAKAN DISKUSI MINGGUAN DALAM FORUM SELASAAN



FORUM SELASAAN 1Cibinong. Senin (16/05) KPU Kabupaten Bogor melaksanakan diskusi mingguan dalam forum selasaan pada 10 Mei 2016 kemarin, yang bertempat di Aula KPU Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris, Komisioner dan seluruh staf seketariat KPU Kabupaten Bogor. Sekretaris KPU Kabupaten Bogor memaparkan bahwa tunjangan kinerja harus berbanding lurus dengan tingkat kedisiplinan pegawai. Dalam pemaparannya Sekretaris KPU Kabupaten Bogor mengharapkan agar staf Sekretariat KPU Kabupaten Bogor memahami dan melaksanakan disiplin pegawai sesuai peraturan dan perundang-undang yang berlaku. Selain membahas tentang disiplin pegawai, Komisioner KPU Kabupaten Bogor menambahkan tentang kegiatan pencermatan terhadap peraturan dan Tahapan pilkada Tahun 2018 serta mereview kekurangan-kekurangan pada pelaksanaan pilkada Tahun 2013 lalu, pembahasan tersebut akan didiskusikan pada setiap forum selasaan. Agenda pertama yang akan dibahas pada forum selasaan minggu depan yaitu PKPU Nomor 3 Tahun 2015 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Komisi Independen Pemilihan Aceh Dan Komisi Pemilihan Umum/Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota, Pembentukan Dan Tata Kerja Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, Dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Dan/Atau Walikota Dan Wakil Walikota. Di penghujung acara forum selasaan tersebut, H. Haryanto Surbakti, SH selaku Ketua  KPU Kabupaten Bogor berpesan kepada Komisioner dan Sekretariat KPU Kabupaten Bogor agar selalu menjaga kekompakan, kebersamaan  dan loyalitas. (Mega-Hupmas) selasaan 4 fix


SELASA SHARING (SELING) KPU KAB. BOGOR MEMBAHAS KAJIAN PKPU NOMOR 3 TAHUN 2015



diskusi 6Cibinong. Kamis (19/05) Pembahasan diskusi mingguan dalam forum Selasa Sharing (Seling) pada 17 Mei 2016 kemarin, yaitu mengenai PKPU Nomor 3 Tahun 2015 Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Komisi Independen Pemilihan Aceh Dan Komisi Pemilihan Umum/Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota, Pembentukan Dan Tata Kerja Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, Dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Dan/Atau Walikota Dan Wakil Walikota. Materi diskusi disampaikan oleh Tri Handayani, SH.,M.Si Kasubag Program dan Anggaran.

Dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2015 Pasal 18 ayat 3, disebutkan bahwa persyaratan menjadi anggota PPK, PPS, dan KPPS belum pernah menjabat 2 (dua) kali sebagai anggota PPK, PPS dan KPPS. Persyaratan sebagaimana dimaksud adalah anggota PPK, PPS, dan KPPS yang sudah menjabat 2 (dua) kali periode berturut-turut dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota serta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Umum Legislatif pada periode pertama dimulai tahun 2005  hingga tahun 2009 dan periode kedua dimulai pada tahun 2010 hingga tahun 2014; dan seterusnya.

Tujuan dari kegiatan diskusi mingguan forum Selasa Sharing (Seling) ini agar terciptanya keseragaman pemahaman baik komisioner maupun Sekretariat KPU Kab. Bogor terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2015 serta menghasilkan output berupa Daftar Invetarisasi Masalah (DIM) mengenai pembentukan badan adhoc untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018.(Mega-Hupmas) diskusi 1


KPU KAB.BOGOR MELAKSANAKAN KUNJUNGAN KERJA KE KANTOR DISDUKCAPIL KABUPATEN BOGOR DALAM RANGKA RAPAT KOORDINASI



disduk 1Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor dalam rangka rapat koordinasi. Rapat dilaksanakan pada hari Rabu, 4 Mei 2016 jam 14.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor. Rapat digelar sebagai tindak lanjut Surat Edaran KPU RI Nomor 176/KPU/IV/2016 tanggal 6 April 2016 tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Disdukcapil Dr. Oetje Subagdja, SP didampingi Kepala Bidang Kependudukan Drs. Dadan Dharmatin Dirgantara sedangkan dari KPU Kabupaten Bogor diwakili oleh Drs. R. Akhmad Munjin, M.Si selaku Ketua Divisi Teknis yang membidangi data pemilih didampingi Ummi Wahyuni, S.Pt selaku Ketua Divisi Perencanaan, Keuangan, Pengawasan, Umum dan Logistik beserta 2 (dua) orang dari sekretariat Triana Pertiwi, A.Md dan Gumilar Darmadi, SE.

Pertemuan ini dijadikan sebagai moment silaturahmi agar tercipta rasa kekeluargaan dan kerjasama yang baik dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2018 (Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Bogor dan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat) dan Pemilu 2019. Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan jumlah penduduk dan jumlah pemilih paling besar tingkat nasional. Tentunya diperlukan kerjasama yang sinergi antara KPU Kabupaten Bogor dan Disdukcapil Kabupaten Bogor sehingga penyelenggaraan pemilihan kepala daerah berjalan dengan baik salah satunya karena ditunjang oleh data pemilih awal berupa Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) dari Pemerintah Daerah yang akurat dan akuntbel dan selanjutnya dimutakhiran oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang merupakan unsur dari KPU Kabupaten Bogor yang berperan sebagai ujung tombak.

Secara khusus rapat koordinasi membahas beberapa data yang dijadikan dasar untuk kegiatan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan (DPB), namun pembahasan hanya yang berkaitan dengan Disdukcapil Kabupaten Bogor yaitu Data Mutasi Penduduk. Data Mutasi Penduduk adalah data pergerakan penduduk yang memenuhi syarat sebagai pemilih baik datang ataupun keluar dari wilayah Kabupaten Bogor. Data Mutasi Penduduk dibagi menjadi 2 (dua) kategori pertama Data Mutasi Keluar adalah Data Penduduk yang memenuhi syarat sebagai pemilih yang pindah keluar dari wilayah Kabupaten Bogor sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan tercatat dalam Sistem Administrasi Kependudukan. Sedangan Mutasi Pindah Masuk adalah Data Penduduk yang memenuhi syarat sebagai pemilih yang pindah datang ke wilayah Kabupaten Bogor sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan tercatat dalam Sistem Administrasi Kependudukan. Data mutasi keluar digunakan untuk menyaring/menghapus pemilih dalam Data Pemilih Tetap terakhir di Kabupaten Bogor, sedangkan data mutasi pindah datang digunakan untuk menambah pemilih.

Rapat ini juga membahas  terkait jumlah penduduk Kabupaten Bogor tahun 2016 sebagai acuan KPU Kabupaten Bogor dalam menyusun kebutuhan anggaran pilkada serentak Tahun 2018 serta prediksi jumlah penduduk pada tahun 2018 sebagai acuan pengumpulan dukungan minimal baka calon perseorangan yang maju dari jalur perseorangan.

Selain data mutasi penduduk, data yang dijadikan dasar dalam pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan (DPB) adalah laporan langsung dari masyarakat. Pemilih yang berdomisili di Kabupaten Bogor dapat melaporkan diri atau keluarga ke KPU Kabupaten Bogor untuk memperbaiki data atau pindah keluar/masuk Kabupaten/kota yang dibuktikan dengan identitas kependudukan dan mengisi formulir.

Secara keseluruhan tujuan akhir dari rapat koordinasi ini adalah dengan adanya pemahaman yang sama dalam proses pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih antara KPU Kabupaten Bogor dan Disdukcapil Kabupaten Bogor yang  merupakan entitas penting dalam kegiatan tersebut dengan tupoksi masing-masing, Sehingga Disdukcapil Kabupaten Bogor bersedia memberikan data penduduk mutasi keluar dan mutasi masuk untuk kemudian data tersebut dieksekusi oleh KPU Kabupaten Bogor dalam aplikasi sidalih sesuai dengan kategorinya. Dalam pertemuan tersebut juga disepakati adanya bantuan satu orang pelaksana teknis yang menguasai sistem admininistrasi kependudukan untuk membantu KPU Kabupaten Bogor dalam memvalidasi data penduduk yang ada dalam database pemilih di KPU Kabupaten Bogor.

Tujuan jangka panjang yang hendak dicapai yaitu diharapkan kualitas daftar pemilih pada pilkada serentak tahun 2018 dan pemilu tahun 2019 lebih akurat, mutakhir dan komprehensif, tidak ada kesalahan variabel pemilih (kesalahan Nomor Identitas, Nomor Kartu Keluarga, Nama, Alamat dsb) dan tercipta data pemilih dan daftar pemilih yang terbarukan (update) seperti warga yang pindah keluar ataupun pindah masuk ke atau dari wilayah Kabupaten Bogor. Sehingga semua warga Kabupaten Bogor  khusnya dan warga Negara Indonesia yang mempunyai hak pilih terjamin dan terfasilitasi hak pilihnya.(hupmas)

disduk2


KPU Kabupaten Bogor

Jl. Tegar Beriman No. 35 Cibinong, Bogor
Telpon. 021-87901547, Fax. 021-87901548
Website: www.kpud-bogorkab.go.id

Media Center