Berita

KPU Kabupaten Bogor Dampingi E-Voting Pemilu Raya SMKN 1 Cibinong



beritapemiluraya1

 

Cibinong,- KPU Kabupaten Bogor kembali melakukan pendampingan ketigakalinya  kepada siswa-siswi Panitia Pemilu Raya  SMKN 1 Cibinong pada hari Senin (25/1).  Komisioner KPU Kabupaten Bogor Mustaqim di dampingi oleh staf Kasubbag Teknis dan Hupmas turun langsung untuk melihat proses Pemilu Raya SMKN 1 Cibinong bertempat di ruangan kelas  yang berlangsung pukul 08.00 – 14.00 WIB. Jumlah pemilih pada Pemilu Raya kali ini adalah sejumlah 1907 orang.  Mereka akan memilih 3 (tiga) orang kandidat Ketua  OSIS yaitu : Eglis Mewania,  Putri Dewi Pelangi Permata Wijaya, dan Khoirul Anam, serta 3 (tiga) orang Ketua MPPK ( Majelis Permusyawaratan Program Keahlian) yaitu : Khima Kholidina Albi, Abdul Mulk Sidqi, dan Dwi Nurisa.

Namun, ada yang berbeda dengan Pemilu Raya kali ini.  Sistem Pemilihan Ketua OSIS dan MPPK ini menggunakan e-voting dengan aplikasi yang diberi nama Pemilu Raya Millenium. Aplikasi ini dibuat oleh 3 (tiga) orang siswa, yaitu : Aldi Putra Dwitama (Kelas 11 Rekayasa Perangkat Lunak 3), Alfarizky (Kelas 11 Multimedia 3) dan Arief Nurrachman (Kelas 11 Teknik Komputer Jaringan) dalam jangka waktu satu bulan.

Pemilih yang dipanggil perkelas mengisi daftar hadir dan mencatat password  yang akan digunakaan pada saat Log-In  pada saat akan memilih di 8 (delapan) set komputer yang dirancang sebagai media E-Voting. Pemilihan berlangsung relatif cepat diakhiri dengan mencelupkan tinta pada jari sebagai tanda telah memilih.

Pembina OSIS SMKN 1 Cibinong Doris Sundari menyatakan “ semoga saja kreativitas anak-anak SMKN 1 Cibinong bisa bermanfaat dimasa yang akan datang, dan kami siap membantu KPU Kabupaten Bogor dalam proses Pemilu yang akan datang, dalam hal tenaga maupun Teknologi Informasi”. (rudi-hupmas)

beritapemiluraya3

beritapemiluraya2


KPU Kabupaten Bogor Terima Kunjungan DPD PKS Kabupaten Bogor



 

beritapks1

Cibinong,-  Rabu (13/01) pukul 14.05 WIB KPU Kabupaten Bogor menerima kedatangan tamu Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Bogor Agus Salim beserta jajaran pengurus lainnya. Rombongan diterima oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor R. Akhmad Munjin dan Ummi Wahyuni,  Sekretaris  KPU Kabupaten Bogor  Dadang Sulaeman beserta para Kasubbag.

Adapun tujuan kunjunggannya  kali ini adalah untuk bersilahturahmi dan memperkenalkan struktur kepengurusan DPD PKS Kabupaten Bogor yang baru. Dalam kunjungannya Agus Salim menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan Pilkada Serentak tahap ketiga yang akan berlangsung 2018 mendatang. Pertemuan berjalan akrab dan penuh kekeluargaan. Setelah menyerahkan Surat Keputusan  DPW PKS Jawa Barat Nomor : 030/SKE/A-PKS/1437  tentang Strutur Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Bogor Periode 2015-2020 mereka pun berpamitan pulang.

Semoga saja dengan silahturahmi yang telah terjalin akan menjadi modal awal yang baik untuk bersinergi membangun Pemilu yang Luber dan Jurdil di masa yang akan datang. (rudi-hupmas)

 

beritapks2beritapks3


KPU Kabupaten Bogor Awali Revolusi Mental Dengan Pembangunan Mushala



b mushala 1

Cibinong, - Mengawali  tahun baru 2016 KPU Kabupaten Bogor telah memiliki mushala baru yang lebih luas dibandingkan mushala lama di dalam gedung. Mushala seluas 24 m² ini terletak dibelakang  gedung KPU Kabupaten Bogor.

Sebagai wujud revolusi mental di lingkungan KPU Kabupaten Bogor mushala ini dibangun dengan gotong royong  dan kemandirian tanpa menggunakan uang APBN atau APBD sepeser pun. Segenap unsur pimpinan dan staf KPU Kabupaten Bogor , serta mantan Komisioner periode lalu secara sukarela menyumbang sejumlah uang atau material bangunan demi terwujudnya mushala ini. Dana sumbangan yang telah digunakan untuk pembangunannya sebesar Rp. 27.579.000,- dari awal pengerjaan pada tanggal 28 September 2015.

Kini,  mushala  ini telah terpakai untuk shalat berjamaah rutin dan diskusi keagamaan dilingkungan KPU Kabupaten Bogor. “Nantinya mushala ini akan sangat berguna pada saat Pilkada/Pemilu yang akan datang, dimana tamu KPU Kabupaten Bogor tidak perlu berdesakan atau mencari masjid/mushala diluar  untuk melaksanakan shalat” ujar Ketua Panitia Pembangunan Mushala Agus Suhendra. (rudi-hupmas)

 

 

b mushala 2b mushala 3


GALI INFORMASI ANALISA BEBAN KERJA (ABK) TIM SDM SETJEN KPU RI KUNJUNGI KPU KABUPATEN BOGOR



berita abk 1 new

Cibinong, - Hari ini Rabu, 9 September  2015 KPU Kabupaten Bogor kedatangan Tim Subbagian Analisis Kebutuhan, Sumber Daya Manusia dan Kesra Sekretariat  Jenderal  KPU yang dipimpin langsung oleh  Kasubbagnya  Solikhah, S.Sos., M.Si . Tujuan kedatangannya tersebut adalah untuk melakukan wawancara  dalam rangka menggali informasi  Analisa Beban Kerja (ABK) kepada seluruh Pimpinan dan Staf Sekretariat KPU Kabupaten Bogor. Beliau menjelaskan “Setelah wawancara ini akan diketahui apakah KPU masih  membutuhkan pegawai atau tidak. Kalau  sudah cukup maka tidak akan diberikan formasi lagi. Biasanya ABK dikerjakan sendiri, tapi sekarang kita turun ke bawah “face to face” untuk mengetahui langsung. ABK yang diambil  dari kepangkatannya. Apakah jabatan masih ada atau tidak dilihat SKPnya”.

Wawancara dilakukan oleh 5 (lima) orang secara bergantian. Rencananya wawancara akan dilakukan di seluruh KPU Provinsi se-Indonesia dan beberapa KPU Kabupaten/Kota. Sebelumnya Tim telah mewawancarai Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta dan esok hari akan dilanjutkan dengan mwawancarai KPU Kota Depok (yang tengah menggelar Pilkada Serentak).

Seperti kita ketahui  Analisa Beban Kerja adalah proses untuk menetapkan jumlah jam kerja orang yang dibutuhkan untuk merampungkan suatu pekerjaan dalam waktu tertentu. Analisis beban kerja bertujuan untuk menentukan berapa jumlah pegawai yang dibutuhkan untuk merampungkan suatu pekerjaan dan berapa jumlah tanggung jawab atau beban kerja yang dapat dilimpahkan kepada seorang pegawai.

Dengan cara membagi isi pekerjaan yang mesti diselesaikan oleh hasil kerja rata-rata satu orang, maka akan memperoleh waktu yang dibutuhkan untuk merampungkan pekerjaan tersebut. Atau akan memperoleh jumlah pegawai yang dibutuhkan melalui jumlah jam kerja setiap pegawai tersebut.

Dalam manajemen kepegawaian, kegiatan penerimaaan dan penempatan pegawai mutlak harus dilakukan didalam satu unit organisasi, baik organisasi pemerintah maupun swasta. Kegiatan manajemen kepegawaian adalah kegiatan untuk mendapatkan landasan guna penerimaan dan penempatan pegawai yang pada awalnya dilakukan terlebih dahulu melalui analisis jabatan (job analysis), yang berarti suatu kegiatan untuk memberikan gambaran tentang syarat-syarat jabatan (job specification) yang diperlukan bagi setiap pegawai yang akan diterima dalam menduduki suatu jabatan didalam suatu organisasi.

Perencanaan kebutuhan pegawai suatu instansi mutlak diperlukan dalam rangka memenuhi kebutuhan pegawai yang tepat baik jumlah dan waktu, maupun kualitas. Melalui studi analisis beban kerja yang dilakukan akan dapat memberikan gambaran pegawai yang dibutuhkan baik kuantitatif maupun kualitatif yang dirinci menurut jabatan dan unit kerja. Agar jangan ada lagi pertanyaan dari khalayak umum : Kalau tidak ada Pemilu, KPU kerjaannya apa ? (Rd-Hupmas)berita abk3

berita abk2


Untuk Pemantauan Pilkada, KPU Bentuk P5



ok 031Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membentuk Pusat Pemantauan dan Pengendalian Penyelenggaraan Pemilihan (P5) untuk kegiatan supervisi perkembangan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2015, Senin (6/7).

“Kami secara intensif melakukan monitoring melalui Pusat Pemantauan dan Pengendalian Penyelenggaraan Pemilihan atau P5. Dengan P5 inilah per hari kami memantau dan supervisi kepada seluruh daerah yang menyelenggarakan Pilkada tahun 2015,” ujar Ketua KPU, Husni Kamil Manik.

Selengkapnya...

KPU Kabupaten Bogor

Jl. Tegar Beriman No. 35 Cibinong, Bogor
Telpon. 021-87901547, Fax. 021-87901548
Website: www.kpud-bogorkab.go.id

Media Center